Tekno

Tips Memotret Dengan Handphone

MEMOTRET DENGAN HANDPHONE –– Salah satu daya tarik memilih smartphone adalah pada bagian kameranya. Memotret dengan handphone rasanya sudah menjadi “kebutuhan” sehingga nilai kamera handphone ini begitu berarti.  Menangkap momen penting dalam kehidupan memang paling mudah menggunakan ponsel atau handphone yang senantiasa menemani kita. Dalam sebuah survey dibuktikan bahwa orang membeli handphone biasanya mempertimbangkan memori,bateray dan kamera.

Meski kita bukan fotographer profesional, rasanya sayang jika momen-momen berharga itu tidak bisa ditangkap dengan baik, hanya karena tidak paham bagaimana memaksimalkan kamera ponsel tersebut. Dengan kamera ponsel kita bisa menggunakannya bak fotografer profesional. Nah berikut ini penuturan dari Prasetyo, yang merupakan wartawan foto salah satu media online mengenai bagaimana mendapatkan gambar yang baik dengan kamera ponsel  dalam temu media dan blogger Alcatel Flash:

1. Pelajari dasar fotografi

“Mau enggak mau harus belajar basic dari fotografi, apakah itu komposisi, pencahayaan atau kalau mau lebih dalam mengenai ISO, speed dan diafragma akan lebih bagus lagi,” kata Prasetyo.

“Jadi, ketika dihadapkan dalam kondisi sulit mereka akan dapat mengatur ISO atau diafragma, sehingga tidak buru-buru menyalahkan gadget,” sambung dia.

2. Gunakan flight mode dan bawa power bank

Karena smartphone memiliki daya power yang terbatas, Prasetyo menyarankan untuk mengaktifkan mode flight agar dapat menghemat baterai. Selain itu, menggunakan flight mode juga merupakan salah satu cara untuk mengurangi gangguan saat sedang melakukan pemotretan.

“Saya pernah sedang melakukan pemotretan, tiba-tiba ada telepon masuk, momen yang ditunggu untuk foto timelapse tiba-tiba putus karena ada telpon yang masuk,” ujar Prasetyo.

“Kemudian, bawa power bank. Bisa sambil kita charge dan daya tahan akan berjalan,” lanjut dia.

3. Kenali objek

Belajar mengenali objek termasuk penting menurut Prasetyo, karena mengambil foto di pagi atau sore hari akan berbeda. “Mengambil foto bunga teratai misalnya, kalau sore hari saya tidak akan mendapat lebah, tapi pagi ternyata banyak lebah,” kata dia.

“Kita harus mengenali objek. Kalau misalnya munculnya pagi hari, kita harus memotret pagi hari. Kalau mau mencari sunset atau sunrise, harus mengetahui waktu tepatnya,” imbuh dia.

4. Ciptakan keberuntungan

Menurut Prasetyo, dapat menghasilkan foto yang bagus tak lepas dari faktor luck atau keberuntungan.

Namun, ternyata keberuntungan dapat diciptakan. “Kalau bisa luck itu dibuat sendiri dengan mempelajari kebiasaan dan mempelajari smartphone itu sendiri,” ujar dia.

“Anda sedang beruntung tidak mempersiapkan diri untuk memotret, tapi ada momen. Namun, Anda tidak tahu shorcut kamera. Momen akan terlewatkan hanya karena tidak tahu letak shortcut kamera ada,” tambah dia. (#antara).

Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *